Investasi Peer to Peer Syariah vs Investasi Emas, Mana yang Lebih Baik?

Untuk menjamin kehidupan di masa mendatang, berinvestasi menjadi salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Hingga saat ini, investasi emas masih menjadi tren yang cukup banyak diminati. Meskipun demikian, bukan berarti investasi lain tidak memberikan keuntungan.

Masih banyak investasi lain yang juga memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan, salah satunya adalah investasi P2P Lending. Apa itu P2P Lending? peer to peer (P2P) Lending merupakan investasi berupa aset atau dana yang dilakukan oleh perusahaan atau peroranvan dalam jangka yang ditentukan.

Peer to peer syariah disebut sebagai platform digital yang digunakan untuk mempertemukan pihak yang membutuhkan pinjaman dengan pemberi pinjaman. Para peminjam tersebut biasanya adalah seorang pelaku UMKM. Sedangkan pemberi pinjaman adalah seorang investor. Investasi P2P Lending dan investasi emas memiliki kelebihannya masing-masing, diantaranya :

Kelebihan Investasi Emas

1. Investasi Emas Mampu Melindungi Nilai Kekayaan

Emas menjadi investasi yang paling tepat jika Anda ingin melindungi nilai kekayaan Anda. Ini karena emas sendiri memiliki nilai jual yang akan terus meningkat setiap tahunnya. Emas terbukti dapat melindungi kekayaan seseorang biasanya dilihat dari harganya yang selalu stabil.

2. Investasi Emas Bebas Pajak

Untuk mendapatkan keuntungan dari Investasi saham atau investasi lain selain emas, biasanya seseorang harus melakukan pemotongan untuk pajak terlebih dahulu. Lain halnya dengan melakukan investasi emas. Anda akan mendapat keuntungan secara langsung, tanpa harus dipotong pajak terlebih dahulu.

Kelebihan Investasi Peer to Peer Syariah

1. Akses Pinjaman P2P Lebih Mudah

Peer to peer syariah akan memudahkan setiap peminjam untuk mengakses peminjamannya. Ini karena P2P Lending menjadi alternatif terbaik untuk mendapatkan modal usaha. Dalam proses pengajuannya, para peminjam tidak membutuhkan cara yang cukup rumit.

Selain untuk modal usaha, pinjaman melalui P2P Lending juga bisa digunakan untuk kesehatan dan pendidikan. Mudahnya proses peminjaman tentu akan mendatangkan banyak peminjam. Hal tersebut tentu akan memperlancar investasi Anda.

2. Diversifikasi Investasi P2P

Banyak calon investor yang mulai tertarik untuk berinvestasi peer to peer syariah karena pembiayaannya yang mudah. Para calon investor tersebut biasanya para pelaku bisnis yang pernah mengikuti program P2P Lending.

Sebagian besar dari mereka mampu melihat bahwa melalui pembiayaan usaha yang berkualitas, mereka akan mendapatkan keuntungan yang besar. Selain itu, sebagai investor juga mereka akan terhindar dari hambatan pemasukan yang rendah. Ini tentu akan menjadi keuntungan yang lebih bagi seorang investor.

3. P2P Lending Membantu Pertumbuhan UMKM

P2P lending tentu akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan UMKM. Ini karena mereka para pelaku bisnis akan lebih mudah untuk mendapatkan modal untuk memulai usahanya. Hal tersebut secara tidak langsung akan membuat investasi Anda semakin lancar dan memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan. Hal ini sejalan dengan komitmen Amartha dalam pemerataan ekonomi hingga ke pelosok desa.

Amartha menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

Itulah beberapa perbedaan dari investasi peer to peer syariah dengan investasi emas dari segi keunggulannya. Dari ulasan tersebut Anda mungkin dapat menyimpulkan, investasi mana yang jauh lebih menguntungkan.